https://artikelpustakawan.files.wordpress.com/2012/03/manfaat-membaca.jpg


Kebiasaan membaca buku ternyata memiliki pengaruh yang baik untuk kesehatan. Apa saja pengaruhnya?
Masyrifberbagi.blogspot.com- Kehadiran buku digital disebut mempermudah orang untuk membiasakan membaca. Meski tidak dapat dipungkiri jika tidak sedikit orang yang lebih memilih membaca buku fisik dibandingkan buku digital.
Keduanya memang memberikan kelebihan masing-masing dengan tujuan untuk membuka jendela pengetahuan sang pembaca. Mengutip Womenshealth, ternyata membaca buku menyimpan kebaikan untuk kesehatan.
1.      Tidur Lebih Lelap
Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh National Sleep Foundation pada orang berusia 13 - 64 tahun, sekitar 43 persen merasa tidak pernah tidur nyenyak di malam hari. Hal tersebut tidak terlepas dari kebiasaan satu jam jelang tidur yang digunakan untuk mengakses perangkat berbasis teknologi yang memancarkan cahaya yang membuat otak tetap terjaga.
Berbeda dengan orang yang memiliki kebiasaan membaca yang ada saatnya membuat otak merasa lelah hingga membutuhkan waktu istirahat. Mereka yang memiliki kebiasaan membaca di pagi, siang atau sore hari diketahui tidur lebih lelap dan berkualitas di malam hari.
2.      Menurunkan Stres
Penelitian yang dilakukan oleh Mindlab International di University of Sussex menemukan aktivitas membaca membuat otak bekerja lebih keras dan cepat dibandingkan aktivitas lainnya. Sekitar 68 persen peserta yang membaca hanya dalam waktu enam menit diketahui mengalami penurunan stres.
3.      Lebih Kreatif
Bagi anda yang dituntut untuk selalu menghasilkan karya-karya kreatif, maka membaca adalah kuncinya. Selain dilatih untuk berpikir kritis dalam menarik benang merah dari sebuah buku, otak mendapatkan stumulus untuk menghasilkan karya dan inovasi baru.
4.      Membuat rileks
Sedang stres? Ambillah sebuah buku novel. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2009 di Mindlab Internasional, University of Sussex, menunjukkan bahwa membaca adalah cara yang paling efektif untuk mengatasi stres, bahkan mengalahkan aktivitas seperti mendengarkan musik, menikmati secangkir teh atau kopi, dan berjalan-jalan.
"Tidak peduli buku apa yang anda baca, asyik membaca dapat menghilangkan kekhawatiran dan tekanan dari luar," kata peneliti, Dr David Lewis, seperti dilansir laman Huffington Post, Kamis (28/11).
5.      Menjaga otak tetap tajam
Penelitian yang diterbitkan di jurnal Neurology menunjukkan bahwa rajin membaca buku membantu menjaga otak anda tetap tajam bahkan ketika usia anda menua. Penelitian tersebut menemukan bahwa mereka yang terlibat dalam kegiatan perangsang mental seperti membaca di kemudian hari dalam hidupnya mengalami penurunan daya ingat lebih lambat dibandingkan dengan mereka yang tidak.
"Studi kami menunjukkan bahwa melatih otak penting untuk kesehatan otak di usia tua. Berdasarkan hal ini, kita tidak boleh meremehkan efek dari kegiatan sehari-hari, seperti membaca dan menulis," kata penulis studi, Robert S. Wilson, PhD, dari Rush University Medical Center, Chicago.

6.      Mencegah penyakit Alzheimer
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Proceeding of National Academy of Sciences pada tahun 2001, orang dewasa yang hobi melakukan aktivitas terkait otak, seperti membaca atau bermain teka-teki, cenderung jarang memiliki penyakit Alzheimer.

7.      Membuat anda lebih berempati
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLoS ONE, membaca sebuah karya fiksi dapat meningkatkan empati anda. Para peneliti di Belanda mengungkapkan bahwa orang-orang yang secara emosional terbawa oleh karya fiksi mengalami peningkatan dalam rasa empati dalam dirinya meski tak ia sadari.

8.      Meringankan depresi
Sebuah studi yang diterbitkan awal tahun ini dalam jurnal PLoS ONE juga menunjukkan bahwa membaca buku yang dikombinasikan dengan sesi dukungan tentang bagaimana menggunakannya, berhubungan dengan penurunan tingkat depresi setelah satu tahun dibandingkan dengan pasien yang hanya menerima perawatan biasa.
"Kami menemukan bahwa membaca buku memiliki dampak klinis yang signifikan dan temuan ini sangat menggembirakan," kata penulis studi, Christopher Williams, dari University of Glasgow



              http://www.jpnn.com

0 comments:

Post a Comment

 
INFOHERBAL © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top