📝 Sekilas Tanaman Kumis Kucing
Infoherbaal Tanaman dengan nama latin Orthosiphon aristatus ini masuk dalam familiia Laniaceae. Di Indonesia tanaman ini mempunyai nama daerah ; kumis kucing (Melayu); remujung (Jawa Tengah); remukjung, kumis ucing (Sunda); sesalaseyan, soengoetkoceng (Madura). Kumis kucing tumbuh liar atau ditanam dipekarangan sebagai tumbuhan obat dan dapat ditemukan didaerah daratan rendah sampai ketinggian 700 m dpl. Kumis kucing dapat diperbanyak dengan biji atau setek batang.
🔬 🌿 Kandungan Senyawa Aktif
Ada 2 jenis kumis kucing yang di kenal: yang berbunga ungu dan berbunga putih. Kandungan senyawa kimia yang terkandung didalamnya antara lain saponin, polifenol, flavonoid, sapofonin, myoinositol, orthosiphon glikosida, minyak asiri dan garam kalium. Orthosiphon glikosida adalah senyawa khusus yang memiliki daya diuretik (peluruh air seni) dan sedikit antiinflamasi. Dalam klorofil daun kumis kucing terdapat sedikit zat besi, jumlahnya tidak banyak dan sifatnya mudah menguap jika terkena sinar matahari langsung.
🍶 🌿 Penggunaan Secara Tradisional
Penduduk Jawa sudah lama mengenal kumis kucing sebagai penyembuh penyakit gangguan ginjal, batu ginjal, nyeri sendi dan kencing berdarah. Di Eropa kumis kucing dipakai sejak abad ke-19 sebagai obat kencing. Kumis kucing telah lama dipercaya membantu pembuangan racun dalam tubuh tanpa gejala dehidrasi, sekaligus mempelancar fungsi ginjal. Masyarakat juga mengenal tanaman ini sebagai obat penyakit batu ginjal, asam urat, batuk, encok, masuk angin, sembelit, radang ginjal, kencing manis, dan sifilis. Daun kumis kucing mengandung kalium dan glikosida orthosifonin, yang berkhasiat melarutkan asam urat, fosfat dan oksalat dari tubuh terutama dari kandung kemih, empedu dan ginjal.
💥🌿 Efek Farmakologis
Dari berbagai hasil penelitian yang ada, dapat disimpulkan bahwa tanaman Kumis Kucing mempunyai efek farmakologis yaitu :
❎ Sebagai antiradang / antiinflamasi
❎ Diuretik (peluruh urine)
❎ Melarutkan batu di ginjal dan saluran urine
❎ Efek antihipertensi
Sumber: infosehatHIU
0 comments:
Post a Comment